RSS
Container Icon

“Habis”


Bila langit dapat hujan
Begitu juga mataku
Bila malam nampak gelap
Begitu juga jiwaku
Bila laut mampu mengering
Begitu juga rasaku
Bila hari juga habis
Begitu juga kesabaranku
Bila bumi mampu hancur
Begitu juga hatiku

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

“ Dengan Terbuka”


Katakan pagi, aku ini lelaki bukan, benarkan
Akan tetapi lebih layak aku menjadi pecundang
Kurasakan begitu lamanya keputusanku
Tak dapat aku berpikir dan melahirkan yang terbaik
Jangankan untuk orang lain, untuk hati sendiripun, nol
Harusnya aku bagaimana, baiknya aku kemana
Perasaanku bingung sekali, bimbang terambang-ambang
Sebaiknya aku memilih diam, tidak itu tidak bisa
Kenapa keganjilan cinta ini tak pernah berakhir
Tiap kali ku merasa cinta, patah hati selalu ada
Menghantui kehidupanku, membayangi keputusanku
Katakan malam, aku ini lelaki bukan, betulkah
Aku tak punya cukup waktu untuk bertemu
Aku tak punya cukup permata untuk menilai cinta
Aku tak punya cukup hati untuk merindu
Aku tak punya cukup rupa untuk dibanggakan
Selalu itu yang aku pikirkan, yang ku renungkan
Untuk apa mencintai untuk apa menyayangi
Berkali-kali berganti hati, hancur, remuk
Aku hidup tak layak mencintai apa-apa
Lebih baik sendiri, bodoh! Itu tidak indah
Padahal aku juga tahu mencintai itu tak perlu apapun
Tapi semua yang nyata tak berubah seiring waktu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

“Masih Ada Disana”

Bukakan jalan untukku merasakan
Sejauh ini tak ada persimpangan yang benar
Sebuah perasaan yang memilih kesepian
Bukan aku yang menghidupkan
Akan tetapi suratanlah yang meredupkan
Sekian terjadi dan begitu saja
Meskipun berlanjut tetap tak mungkin bertahan
Begitu mudah menemukan rasa cinta
Sebaliknya terlalu sakit untuk mencintai
Sepenuh hidup, setulus mati,
Hingga mengetahui kenyataan 
Yang selalu membekas
Tak mau lepas meskipun terhempas
Sekalipun ada yang berpikir tentang artinya
Yang sedalam-dalamnya kesungguhan
Yang meyakinkan kesungguhan pertama
Semua tak dapat dihindari, tak dapat diganti
Dengan apapun yang bernilai tinggi disini
Karena anugerah itu adalah
Anugerah yang Maha Mulia
Meskipun rumit, tetap aku akan mencari
Karena ku yakin dia masih ada disana
Sendiri …

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

“16 Oktober”

Di tanah ini, tempat aku pertama mengenal cinta
Bangunan-bangunan usang sahaja
Menjadi bagian dari cerita belakangku
Ilalang itu satu-persatu mengingatkanku
Sosok diriku di saat kepalaku tak seberat ini
          Di pohon ini, tempat aku pertama menemukan rindu
          Orang-orang terbaik membaca kehidupan bersamaku
          Kursi jati yang telah mati
          Merekam karibku yang dulu
          Tertawa bersama, bermimpi bersama denganku
          Wajah-wajah ceria tertinggal begitu saja
Terulung waktu yang bengis
Terseret takdir yang dramatis
Dilorong ini tempat aku pertama memulai depan
Yang lebih baik dari sesuatu yang belum terpikirkan
Saatku secengeng dulu, ku ingin seperti dulu
          Diruang ini semuanya terekam tak pernah mati
          Wajah-wajah sebaya, kisah cinta pertama
Canda tawa bersama orang-orang sempurna
Yang pernah ada, menjadi bagian lembaran
Layar sejarah yang terkembang ditanah bisu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

“Jam 01.00 Lalu”


Dia menoleh penuh arti
Dia mendekat erat
Satu persatu langkahku
Detik demi detik
Detak demi detak
Retak mungkinkah retak
Ketika mata cahayanya
Menusuk bibirnya tersenyum
Manis mungkin sakit tidak mungkin pahit
Aku berbicara yang kaku
Terpaku terbata hilang
Dan sosok yang sepi tertata rapih
Langsung saja ku katakan
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai malam tanpa bintang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS