Tak punya banyak waktu aku dapat menemuimu
lagi
Menjelang malam pun
Aku tak lagi disini menapakkan kaki
Dan memasang kelut wajah menanti
Jauh kesana aku terpana
Bila mungkin kau mengikutiku
Itu hanya sekali waktu
Sebab sebegitu jauhnya aku menjauh pergi
Meski demikian kau tak usah resah
Biar puisi hatiku yang menemanimu
Kembali hidup dan menghidupi
Aku disana tak mengkhianatimu
Bila sempat kau percaya
Akan kuselesaikan tempat berteduh berdua
Dibawah pohon yang tak ku kenal namanya
Tapi pasti terbaik buat aku, cintamu,
Kau dan cintaku
Terimakasih untuk hatimu selama ini
Jangan kau resah,
Aku selalu ada selalu terjaga
Kembalilah hidup dan menghidupi
Bila
jalan kita bertemu kembali
Dan kau mencintaiku lagi
Aku tunggu kau, cintamu,
Hati dan air mata rindu
Dibawah bulan di bulan Oktober