Kau lukai aku dengan caramu
Awalnya juga akhirnya, tetap
sama
Kau tak mencintaiku
Sebentar!
Otakku kembali berputar pada
beberapa bulan silam
Tersadar, tiada yang mengawali
Hanya ada akhir dari pemaknaan
tersendiri
Namun semuanya terjalani
dengan tulus
Mungkin hanya aku, tidak
dengan rasamu
Itulah inti dari pertalian
yang asing
Rasa yang telah jatuh
terkalahkan oleh logika
Dan menyerah pada kepasrahan
Aku anak Hawa
Tak akan lagi menangisi
kehilangan
Karena ditinggalkan
Aku percaya taqdir-Nya






