Tepat disini, hati ini bersemi kembali
Bukan melupakan namun ingin mengenang
Kau telah jauh berjalan
Dan aku akan berlari
Jejakmu tak akan aku ikuti
Karena aku akan mencari jejak lain yang berbeda
Disini, kini aku bahagia dengan hati yang kembali bahagia
Walau tanpa mu
Kembali Hati Yang Hilang
13.35 |
Labels:
Cerita Cinta
Read User's Comments(0)
“Seperti Ini Aku”
10.29 |
Labels:
Cerita Cinta
Bila hujan yang menangis
Dia tangisi kepergian siang hari
Dan kenapa yang menangis hujan
Bila siang hari pergi dia tangisi
Seperti hujan aku, menangis haru
Jauh-jauh kesana kemari
Menangis kembali
Padahal pagi menjelang
Aku jatuh merindu
Seperti panas mendamba hujan
Bila dia datang,
Ku tertawa dan peluk saja
“Ada Alasan”
10.28 |
Labels:
Puisi Abstrak
Ada banyak hal yang didapat dari air mata
Ada banyak pelajaran yang didapat dari pengalaman
Bukan tanpa sebab kesedihan diciptakan
Dan bukan tanpa arti kesusahan ada
Semuanya punya alasan
“Penghias rumahku”
10.25 |
Labels:
Puisi Cinta
Hapuskan semua
Semua yang memilukan
Diriku masih ingin selalu berjalan denganmu
Jangan kau hapus
Semua yang membahagiakan diriku
Untukmu, penghias rumahku
Benar-benar aku mencintaimu
“Syukurku pada Tuhanku”
21.09 |
Labels:
Puisi Cinta
Aku memang murahan
Intan berlian tak ku pegang
Wajah rupawan tak ku jual
Aku memang murahan
Tetapi Tuhan tetap sayang
Dia anugerahi aku istri baik pekerti
Suci hati saleh terpatri
Jelita parasnya, beruntunglah aku
Bersyukur, bersyukur dan bersyukur
Telah dipertemukan dengan dia
Penghias rumahku kelak
Ibu dari darah dagingku
“Senandung Perjalanan”
21.07 |
Labels:
Cerita Cinta
Disini terlalu dingin sayang
Semenit ku peluk
Usai malam kita lanjutkan lagi perjalanannya
Bila kau lapar, ambil saja sepotong rotiku atau
Mungkin kau haus
Pagi buta
Kita beranjak tuk buktikan cinta itu tak buta
Kuharap kau masih mengingatnya
Bahagia saat berdua
Dan berdua kita bisa
Apa kau masih kedinginan
Biar ku eratkan pelukan
“Dan apa yang mampu membuat bola mata lelaki
bercucuran darah merah, sebab ia telah terpatri
oleh kasih cinta & perhatian yang di ikhlaskan
tulang rusuknya sendiri”
“Katakan Saja”
21.03 |
Labels:
Puisi Cinta
Lalu katakan padaku
Apa yang bisa membuat hatimu
Tegar kembali, periang lagi
Jangan sampai terbakar dan meronta
Dariku,
Apa yang bisa membuat kau
Kembali bercerita dengan ceria lagi
“Takdir Tuhan”
10.10 |
Labels:
Puisi Cinta
Aku memang tak lihai
Aku memang tak pintar
Aku memang tak baik
Tapi apa ini salah
Mencintaimu adalah takdir untukku dari Tuhan
Yang menuliskan surat cinta untukmu
“Sekali Lagi”
10.09 |
Labels:
Puisi Cinta
Hari ini kau menyiram palung rinduku
Sudah penuh anugerah di ruang gelap
Terangkan sekali lagi
Berikan tanganmu yang ikhlas
Tetapkan sekali lagi
Mau jadi kekasihku
Langganan:
Komentar (Atom)






