Sedang musim penghujan di jiwaku
Tapi bukan berarti terguncang
hati
Oleh sesuatu yang pahit
menghimpit
Sedang
apa kau disana
Sudah
lumer akibat rindu
Kadang
beku, kadang terpaku
Tapi bukan berarti terguncang
mimpi
Aku, tanpa alas kaki
Berdansa di duri hati
Gelisah semakin resah
Tanpa
alas mimpi
Hati
gelisah nan gundah
Sudah
lumer akibat kamu
Yang selalu bermain-main di hati
Yang sedang musim penghujan






