Gerimisnya menangis
Bukan haru, hampir pilu
Ah, selalu begini perjalananku
Jalannya berbatu, perlambat ke tuju
Moga-moga saja ia masih senang denganku
Sebab di sela waktu, kepalaku bertambah yakin
Dia mau pergi, tak mau tinggal
Aku terima atau jangan? Bingung!
Dia
harus bahagia
Itu
alasan aku ada
Gerimisnya
menangis
Aku
haru di pukul pilu
Perjalananku
berbatu
Moga-moga
saja ia masih senang denganku







0 comments:
Posting Komentar