Hadirmu terbit tenggelam
Memutar-mutar peraduan
Pernahkah kau pikirkan sedetik saja perasaanku
Bila dirimu seperti sekarang
Jawablah dengan jujur
Janjimu pasang surut menyeret-nyeret larut
Kenyataan yang kau lihat, sebuah saja
Tak ada yang dirimu nilai
Dimatamu tak punya harga semua yang ku jaga
Sadarilah tanpa beban
Kesungguhan datang dan menghilang
Merobek-robek harapan
Lembaran yang pernah kau buka
Akan tetapi kini telah sirna begitu saja
Padahal hati layu sempat kembali berdiri
Menganggap penantian terkahir telah tersirat
Dan dirimu yang membawanya kesini
Namun semuanya perlahan-lahan
Mati….







0 comments:
Posting Komentar