RSS
Container Icon

“Jangan”


Jahatnya abu malam dikunyah purnama
Begitu ceritanya berakhir entah seksama
Dengan bekal doa dan halal
Aku bertali temali kembali ke Arsy
Diruang goda yang semakin gila
Mati kekenyangan dan keharakan
Dua, oh bukan! Tiga, banyak berbaris
Hatinya gendut, si anak dewa katanya
Dilempar batu oleh pemakan garam semasanya
Teradili, terhakimi
Sekapur putihpun
Tuhan tidak pernah main-main dengan masalah umat-Nya
Hatiku ditawar murah
Digadai dengan mawar mewah
Namun,
Ku pilih kenanga jurang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Posting Komentar